KURANGNYA
KESADARAN MASYARAKAT DESA AKAN PENTINGNYA KECAKAPAN HIDUP
By
: Dwitania R.A.
Pendidikan
kecakapan hidup adalah pendidikan yang diberikan supaya peserta didik memiliki
kecakapan-kecakapan guna membekali peserta didik agar mampu,sanggup dan terampil
untuk menghadapi persoalan-persoalan atau pun masalah-masalah yang ada. Adapun
tujuan dari pendidikan kecakapan hidup ini yaitu menyiapkan peserta didik yang
bersangkutan agar mampu, sanggup, dan terampil menjaga kelangsungan hidup, dan
perkembangannya di masa datang. Berbicara mengenai pendidikan kecakapan hidup
yang ada pada saat ini sebenarnya belum tercapai dari tujuan yang diharapkan.
Padahal pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah telah diselenggarakan
untuk meningkatkan kualitas,keterampilan dan potensi yang dimiliki peserta
didik sehingga peserta didik memiliki banyak pilihan dalam menjalani
kehidupanya. Dari penyelenggaraan pendidikan sekolah dan pendidikan di luar
sekolah tersebut diharapkan peserta didik mempunyai kualitas yang siap untuk
menghadapi kehidupan di masa yang akan datang,memiliki wawasan yang luas
tentang karir supaya siap dan mampu terjun dalam dunia kerja. Selain
itu,peserta didik juga diharapkan mampu untuk menghadapi serta mengatasi
bebagai masalah kehidupan.
Dari
kenyataan yang ada, banyak tamatan atau lulusan dari pendidikan formal yang
belum siap dan memasuki dunia kerja. Bekal yang mereka dapatkan masih
kurang,masih banyak pengangguran terutama di desa. Banyak anak-anak di desa
yang masih belum bekerja bahkan putus sekolah. Padahal tuntutan perkembangan
jaman semakin kompleks. Anak yang sudah
mendapatkan pendidikan yang tinggi saja banyak yang masih kurang mendapatkan
bekal kecakapan hidup,apalagi yang pendidikanya masih rendah. Di dalam dunia kerja
banyak perusahaan atau lembaga yang menetapkan standard tamatan atau lulusan pekerja
yaitu minimal lulusan SMA/SMK/sederajat. Dari standard yang ditentukan tersebut
banyak sekali anak-anak yang dari desa yang tidak memenuhi syarat sehingga
mereka tidak mendapatkan pekerjaan yang layak bahkan mengganggur. Melihat
kenyataan tersebut sangatlah memprihatinkan, kurangnya bekal kecakapan hidup
serta kurangnya kesadaran akan perkembangan jaman beserta masalah-masalah
kehidupan yang kompleks mengakibatkan mereka menjadi seperti itu. Sebenarnya
pemerintah telah menyelenggarakan program sekolah paket A (SD),paket B (SMP)
dan paket C (SMA), namun antusias mengikuti program tersebut sangatlah kurang.
Padahal dari mengikuti program tersebut setidaknya mereka mempunyai ijazah bagi
mereka yang belum mempunyai ijazah dari jenjang sekolah yang lebih tinggi dari
yang mereka miliki,bahkan bagi mereka yang tidak pernah sekolah atau yang tidak
tamat sampai lulus SD. Selain itu juga mereka dapat meningkatkan kualitas
pendidikanya,tidak hanya sekedar lulusan SD dan SMP. Program tersebut
sebenarnya bermanfaat bagi mereka untuk meningkatakan kualitas
hidupnya,sehingga mereka mampu memenuhi syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang
layak dan sesuai. Bagi mereka juga bermanfaat untuk mengembangkan daya pikir,menambah
wawasan,mengembangkan keterampilan dan potensi yang di miliki. Meningkatkan
kesadaran orang-orang di desa sangatlah sulit,sebenarnya mereka tahu bahwa
mencari pekerjaan sulit tapi mereka tetap saja diberikan kesempatan untuk
belajar tidak memanfaatkanya dengan baik. Mereka jarang hadir dalam kegiatan
pembelajaran tersebut,bahkan ada yang hanya mendaftar saja tapi tidak pernah
hadir sama sekali. Kesempatan yang ada tidak mereka gunakan sebaik-baiknya,
bagaimana bisa mereka meningkatkan kualitas hidupnya?
Selain
program pendidikan paket A, B dan C tersebut,masih ada program yang di
selenggarakan di desa yaitu pelatihan khusus. Misalnya, pelatihan
menjahit,kursus komputer dan pelatihan membuat keterampilan. Bagi mereka yang
tidak bisa melanjutan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi terutama para
wanita,mereka dapat mengikuti pelatihan kursus menjahit. Dimana dengan kursus
tersebut mereka memnpunyai keterampilan menjahit,sehingga mereka bisa
disalurkan ke perusahaan garmen atau pun bisa mendirikan usaha menjahit
sendiri. Bagi ibu-ibu yang keadaan ekonominya kurang mereka pun bisa menambah
penghasilannya dari menjahit,tidak hanya berdiam di rumah tidak mempunyai
penghasilan. Dari kursus komputer misalnya,mereka yang tidak bisa melanjutkan
ke Perguruan Tinggi dan masih sulit mendapatkan kerja,mereka dapat mengikuti
kursus komputer. Dimana perusahaan-perusahaan yang ada pasti membutuhkan
pegawai yang bisa mengoperasikan komputer. Dari kursus tersebut mereka bisa
memiliki keterampilan mengoperasikan program komputer,sehingga bisa menjadi
peluang untuk usaha sendiriatau pun masuk ke perusahaan. Selain kursus komputer
bisa juga kursus bahasa Inggris atau pun bahasa asing lainya. Dari keterampilan
berbahasa asing tersebut pasti akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan, atau
juga bisa membuka les bahasa asing terutama bahsa Inggris yang pasti di setiap
sekolah diajarkan bahasa Inggris dan membuka peluang untuk mendirikan les bagi
pelajar yang ada disekitar daerahnya.
Kemudian
pelatihan keterampilan, pelatihan keterampilan ini bisa mengajarkan mereka
untuk bisa membuat kerajinan tangan,misalnya mengolah barang bekas atau limbah
menjadi kerajinan tangan atau sesuatu yang bermanfaat. Dari pelatihan ini,daya
pikir kreatif diperlukan sehingga mereka bisa melatih mereka untuk lebih
kreatif bahkan bisa menghasilkan inovasi produk baru. Selain itu, mereka bisa
memanfaatkan sumber daya yang ada disekitar mereka dan di olah menjadi sesuatu
yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi sehingga meskipun di desa,mereka
bisa mendirikan industri kecil atau industri rumahan. Dari industri kecil
tersebut mungkin suatu saat akan menjadi usaha besar disertai dengan keuletan
yang menjalankan usaha tersebut. Serta memanfaatkan bekal kecakapan hidup yang
pernah mereka dapatkan dari pendidikan sekolah maupun luar sekolah,misalnya
kecakapan berpikir,kecakapan sosial yaitu berkerjasama,kecakapan vokasional,dan
kecakapan lainya.
Apabila
program yang telah diselenggarakan dimanfaatkan dan dikelola dengan baik maka
harapan yang diinginkan akan tercapai. Perlunya meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingya pendidikan dan kecakapan hidup supaya mereka mampu
menghadapi dan mengatasi persoalan dalam kehidupan mereka. Kita seharusnya
membantu untuk meningkatkan kesadaran mereka. Serta perlunya peningkatan dalam
pemberian bekal kecakapan hidup di dalam sekolah-sekolah,tidak hanya teori saja
yang diberikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar