Selasa, 04 Desember 2012

artikel


KURANGNYA KESADARAN MASYARAKAT DESA AKAN PENTINGNYA KECAKAPAN HIDUP
By : Dwitania R.A.
Pendidikan kecakapan hidup adalah pendidikan yang diberikan supaya peserta didik memiliki kecakapan-kecakapan guna membekali peserta didik agar mampu,sanggup dan terampil untuk menghadapi persoalan-persoalan atau pun masalah-masalah yang ada. Adapun tujuan dari pendidikan kecakapan hidup ini yaitu menyiapkan peserta didik yang bersangkutan agar mampu, sanggup, dan terampil menjaga kelangsungan hidup, dan perkembangannya di masa datang. Berbicara mengenai pendidikan kecakapan hidup yang ada pada saat ini sebenarnya belum tercapai dari tujuan yang diharapkan. Padahal pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah telah diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas,keterampilan dan potensi yang dimiliki peserta didik sehingga peserta didik memiliki banyak pilihan dalam menjalani kehidupanya. Dari penyelenggaraan pendidikan sekolah dan pendidikan di luar sekolah tersebut diharapkan peserta didik mempunyai kualitas yang siap untuk menghadapi kehidupan di masa yang akan datang,memiliki wawasan yang luas tentang karir supaya siap dan mampu terjun dalam dunia kerja. Selain itu,peserta didik juga diharapkan mampu untuk menghadapi serta mengatasi bebagai masalah kehidupan.
Dari kenyataan yang ada, banyak tamatan atau lulusan dari pendidikan formal yang belum siap dan memasuki dunia kerja. Bekal yang mereka dapatkan masih kurang,masih banyak pengangguran terutama di desa. Banyak anak-anak di desa yang masih belum bekerja bahkan putus sekolah. Padahal tuntutan perkembangan jaman semakin kompleks.  Anak yang sudah mendapatkan pendidikan yang tinggi saja banyak yang masih kurang mendapatkan bekal kecakapan hidup,apalagi yang pendidikanya masih rendah. Di dalam dunia kerja banyak perusahaan atau lembaga yang menetapkan standard tamatan atau lulusan pekerja yaitu minimal lulusan SMA/SMK/sederajat. Dari standard yang ditentukan tersebut banyak sekali anak-anak yang dari desa yang tidak memenuhi syarat sehingga mereka tidak mendapatkan pekerjaan yang layak bahkan mengganggur. Melihat kenyataan tersebut sangatlah memprihatinkan, kurangnya bekal kecakapan hidup serta kurangnya kesadaran akan perkembangan jaman beserta masalah-masalah kehidupan yang kompleks mengakibatkan mereka menjadi seperti itu. Sebenarnya pemerintah telah menyelenggarakan program sekolah paket A (SD),paket B (SMP) dan paket C (SMA), namun antusias mengikuti program tersebut sangatlah kurang. Padahal dari mengikuti program tersebut setidaknya mereka mempunyai ijazah bagi mereka yang belum mempunyai ijazah dari jenjang sekolah yang lebih tinggi dari yang mereka miliki,bahkan bagi mereka yang tidak pernah sekolah atau yang tidak tamat sampai lulus SD. Selain itu juga mereka dapat meningkatkan kualitas pendidikanya,tidak hanya sekedar lulusan SD dan SMP. Program tersebut sebenarnya bermanfaat bagi mereka untuk meningkatakan kualitas hidupnya,sehingga mereka mampu memenuhi syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai. Bagi mereka juga bermanfaat untuk mengembangkan daya pikir,menambah wawasan,mengembangkan keterampilan dan potensi yang di miliki. Meningkatkan kesadaran orang-orang di desa sangatlah sulit,sebenarnya mereka tahu bahwa mencari pekerjaan sulit tapi mereka tetap saja diberikan kesempatan untuk belajar tidak memanfaatkanya dengan baik. Mereka jarang hadir dalam kegiatan pembelajaran tersebut,bahkan ada yang hanya mendaftar saja tapi tidak pernah hadir sama sekali. Kesempatan yang ada tidak mereka gunakan sebaik-baiknya, bagaimana bisa mereka meningkatkan kualitas hidupnya?
Selain program pendidikan paket A, B dan C tersebut,masih ada program yang di selenggarakan di desa yaitu pelatihan khusus. Misalnya, pelatihan menjahit,kursus komputer dan pelatihan membuat keterampilan. Bagi mereka yang tidak bisa melanjutan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi terutama para wanita,mereka dapat mengikuti pelatihan kursus menjahit. Dimana dengan kursus tersebut mereka memnpunyai keterampilan menjahit,sehingga mereka bisa disalurkan ke perusahaan garmen atau pun bisa mendirikan usaha menjahit sendiri. Bagi ibu-ibu yang keadaan ekonominya kurang mereka pun bisa menambah penghasilannya dari menjahit,tidak hanya berdiam di rumah tidak mempunyai penghasilan. Dari kursus komputer misalnya,mereka yang tidak bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan masih sulit mendapatkan kerja,mereka dapat mengikuti kursus komputer. Dimana perusahaan-perusahaan yang ada pasti membutuhkan pegawai yang bisa mengoperasikan komputer. Dari kursus tersebut mereka bisa memiliki keterampilan mengoperasikan program komputer,sehingga bisa menjadi peluang untuk usaha sendiriatau pun masuk ke perusahaan. Selain kursus komputer bisa juga kursus bahasa Inggris atau pun bahasa asing lainya. Dari keterampilan berbahasa asing tersebut pasti akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan, atau juga bisa membuka les bahasa asing terutama bahsa Inggris yang pasti di setiap sekolah diajarkan bahasa Inggris dan membuka peluang untuk mendirikan les bagi pelajar yang ada disekitar daerahnya.
Kemudian pelatihan keterampilan, pelatihan keterampilan ini bisa mengajarkan mereka untuk bisa membuat kerajinan tangan,misalnya mengolah barang bekas atau limbah menjadi kerajinan tangan atau sesuatu yang bermanfaat. Dari pelatihan ini,daya pikir kreatif diperlukan sehingga mereka bisa melatih mereka untuk lebih kreatif bahkan bisa menghasilkan inovasi produk baru. Selain itu, mereka bisa memanfaatkan sumber daya yang ada disekitar mereka dan di olah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi sehingga meskipun di desa,mereka bisa mendirikan industri kecil atau industri rumahan. Dari industri kecil tersebut mungkin suatu saat akan menjadi usaha besar disertai dengan keuletan yang menjalankan usaha tersebut. Serta memanfaatkan bekal kecakapan hidup yang pernah mereka dapatkan dari pendidikan sekolah maupun luar sekolah,misalnya kecakapan berpikir,kecakapan sosial yaitu berkerjasama,kecakapan vokasional,dan kecakapan lainya.
Apabila program yang telah diselenggarakan dimanfaatkan dan dikelola dengan baik maka harapan yang diinginkan akan tercapai. Perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya pendidikan dan kecakapan hidup supaya mereka mampu menghadapi dan mengatasi persoalan dalam kehidupan mereka. Kita seharusnya membantu untuk meningkatkan kesadaran mereka. Serta perlunya peningkatan dalam pemberian bekal kecakapan hidup di dalam sekolah-sekolah,tidak hanya teori saja yang diberikan.


                                               


Tidak ada komentar:

Posting Komentar